PENELITIAN META ANALISIS


Pengertian
Penelitian meta analisis merupakan penelitian secara kuantitatif. Penelitian ini tidak bersifat subjektif, dan tidak fokus pada kesimpulan yang didapat pada berbagai studi, melainkan fokus pada data, seperti melakukan operasi pada variabel- variabel, besarnya ukuran efek, dan ukuran sampel. Penelitian meta analisis adalah bentuk penelitian kuantitatif yang menggunakan angka-angka dan metode  statistik dari beberapa hasil penelitian untuk mengorganisasikan dan menggali informasi sebanyak mungkin, sehingga mendekati kekomprehensifan dengan maksud-maksud lainnya. Ada syarat yang diperlukan dalam melakukan penelitian meta analisis, yaitu pengkajian terhadap hasil-hasil penelitian yang sejenis.
Glass (1981) mengatakan “Penelitian meta analisis merupakan analisis kuantitatif dan menggunakan sejumlah data yang cukup banyak serta menerapkan metode statistik dengan mempraktekannya dalam mengorganisasikan sejumlah informasi yang berasal dari sampel besar yang fungsinya untuk melengkapi maksud-maksud lainnya”. Menurut Borg (1983) bahwa, meta analisis merupakan teknik pengembangan paling baru untuk menolong peneliti menemukan kekonsistenan atau ketidak konsistenan dalam pengkajian hasil silang dari hasil penelitian. Sedangkan menurut Soekamto (1988) mengatakan bahwa “Sifat meta analisis antara lain kuantitatif, dan memakai analisis statistik untuk memperoleh seri informasi yang berasal dari sejumlah data dari penelitian-penelitian sebelumnya”.
(Barbora 2009; Sutrisno, Hery, Kartono 2007) mengatakan Penelitian meta analisis adalah teknik yang digunakan untuk merangkum berbagai hasil penelitian secara kuantitatif dengan cara mencari nilai efek size. Yang dimaksud dengan Effect size yaitu perbedaan kejadian efek antara kelompok eksperimental dan kelompok kontrol dalam penelitian meta analisis merupakan gabungan effect size masing-masing studi yang dilakukan dengan teknik statistika tertentu. Pada  umumnya pembuat peneliian meta analisis tidak memiliki data dasar penelitian.


Tujuan
Tujuan dari penelitian meta analisis, sebagai berikut :

  • Menganalisis ulang terhadap data yang bertujuan untuk tmenjawab pertanyaan penelitian dengan        teknik-teknik statistik yang lebih baik atau menjawab pertanyaan-pertanyaan baru dengan data            lama yang dimiliki.
  • Mengkaji atas sejumlah hasil penelitian, riset dan evaluasi dalam masalah yang sejenis.
  • Menolong peneliti menemukan kekonsistenan atau ketidakkonsistenan dalam pengkajian hasil silang dari hasil penelitian.
  • Untuk memperoleh estimasi effect size, yaitu kekuatan hubungan perbedaan antar variabel.
  • Melakukan inferensi dari data dalam sampel ke populasi.
  • Melakukan kontrol terhadap variabel yang potensial bersifat sebagai perancu agar tidak             mengganggu kemaknaan statistik dari hubungan atau perbedaan.

Jenis-jenis
Penelitian meta analisis yang mencakup obyek penelitian dengan masalah kajian yang sejenis terbagi atas 7 jenis penelitian, diantaranya :


  - Penelitian Eksperimental.
Hasil dari penelitian jenis ini cenderung mengarah pada menerima atau menolak interpretasi secara jelas.
  - Penelitian Korelasional.
Untuk menyelidiki sejauh mana variabel yang satu atau lebih ada hubungan dari beberapa tipe.
  - Penelitian Penyebab-Perbandingan Tipe lain
Untuk menentukan penyebab atau konsekuensi dari perbedaan antara kelompok-kelompok orang, ini disebut kembali pencarian kausal-komparatif.
  - Penelitian Survei Tipe lain
Untuk memperoleh karakteristik yang spesifik sebuah kelompok. Ini disebut survei pencarian ulang.
  - Penelitian Etnografi Penekanan dalam jenis penelitian
Mendokumentasikan atau menggambarkan pengalaman sehari-hari individu dengan mengamati dan wawancara mereka dan orang lain yang relevan.
  - Penelitian Sejarah.
Dalam hal ini jenis penelitian, beberapa aspek masa lalu dipelajari, baik oleh meneliti dokumen periode atau oleh individu wawancara yang hidup selama ini.
  - Penelitian Tindakan.
Cara melakukan penelitian ini yang pertama adalah bahwa generalisasi untuk orang lain, pengaturan, atau situasi adalah minimal penting. Mencari generalisasi yang kuat, penelitian tindakan (sering guru atau profesional pendidikan lainnya, lebih baik daripada peneliti profesional) fokus pada mendapatkan informasi yang akan mampu untuk merubah kondisi mereka dalam situasi tertentu yang mereka secara pribadi terlibat. 

Metodologi
1)   Kriteria pemilihan (kriteria inklusi dan eksklusi) untuk artikel penelitian yang akan disertakan dalam meat-analisis. Tentukan apakah akan disertakan hasil penelitian yang tidak dipublikasi, bagaimana cara menemukan hasil penelitian yang tidak dipublikasi tersebut.
2)   Metode untuk menemukan atau menelusur penelitian, dan siapa yang akan melakukan penelusuran pustaka.
3)   Kriteria yang jelas untuk penilaian kualitas artikel penelitian yang mencakup aspek desain, pelaksanaan, serta analisis
4)   Klasifikasi dan kodifikasi unit penelitian untuk digabungkan
5)   Abstraksi kuantitatif hasil masing-masing penelitian
6)   Rencana penggunaan model statistika yang sesuai untuk penggabungan hasil
7)   Rencana interpretasi hasil
8)   Rencana pelaporan hasil


Kesimpulan
Penelitian meta analisis adalah sebuah penelitian yang merangkum berbagai hasil penelitian secara kuantitatif. Dengan kata lain,  penelitian meta analisis ini berfungsi untuk menganalisis kembali hasil-hasil penelitian yang diolah secara statistik berdasarkan pengumpulan data primer. Hal ini dilakukan untuk mengkaji kekonsistenan atau ketidakkonsistenan hasil penelitian yang disebabkan semakin banyaknya replikasi atau verifikasi penelitian yang sering kali justru memperbesar terjadinya variasi hasil penelitian.



Sumber :



0 komentar:

Posting Komentar

 

Flickr Photostream

Twitter Updates

Meet The Author