Bunga Perwitasari
Resume
Literasi Visual Dan Desain Pesan
Secara khusus
istilah literasi didefinisikan sebagai kemampuan teknis dalam men-decode atau
memproduksi lambang-lambang tulisan, hasil cetakan, atau tulisan dalam kalimat
dan kata-kata dalam bentuk lambang tulisan. Literasi dikaitkan dengan kemampuan
berkomunikasi secara tertulis, bukan bahasa dan komunikasi lisan. Literasi
bukanlah sebuah karakteristik manusia sejak lahir, namun lebih ke sebuah
kemampuan yang bisa dipelajari, baik di lingkungan sekolah maupun luar sekolah.
Dalam pembelajaran di definisikan bahwa Visual Literacy adalah kemampuan
pebelajar untuk menganalisis sebuah pesan visual dalam pembelajaran. Visual
Literacy juga dapat dikembangkan melalui dua macam pendekatan, yang pertama
input strategies dan yang kedua output strategies. Yang di maksud input
strategis di sini adalah membantu pebelajar untuk men-decode atau membaca
dengan cara mempraktekkan kemampuan analisis visual. Sedangkan Output
strategies adalah membantu pebelajar untuk encode, atau menulis secara visual
untuk mengekspresikan diri mereka dan berkomunikasi dengan orang lain.
Media-media
visual terbagi menjadi tiga, yaitu media realita, model, dan media grafis.
Media Realita adalah benda nyata, maksudnya benda tidak harus dihadirkan di
ruang kelas, tetapi dapat dilihat langsung ke obyek. Misalnya untuk mempelajari
keanekaragaman mahkluk hidup, ekosistem dan tanaman. Media ini dapat memberikan
pengalaman nyata kepada siswa. Model
adalah benda tiruan dalam wujud tiga dimensi yang merupakan representasi atau
pengganti dari benda yang sesungguhnya. Misalnya untuk mempelajari sistem
gerak, peredaran darah dan syaraf pada hewan. Media grafis adalah tergolong
media visual yang menyalurkan pesan melalui simbol-simbol visual. Dan media ini
untuk menarik perhatian, memperjelas sajian pelajaran, dan mengilustrasikan
suatu fakta atau konsep yang mudah terlupakan jika hanya dilakukan melalui
penjelasan verbal. Jenis-jenis media visual adalah gambar atau photo, sketsa,
diagram/skema.
Desain bisa
dikatakan sebagai proses pemecahan masalah. Tujuannya adalah untuk mencapai
solusi terbaik dalam memecahkan masalah dengan memanfaatkan sejumlah informasi
yang tersedia. Suatu desain muncul karena kebutuhan manusia untuk memecahkan
suatu persoalan. Dengan melalui desainlah orang biasa melakukan langkah-langkah
yang sistematis untuk memcahkan suatu persoalan yang dihadapi. Desain pesan
meliputi perencanaan untuk merekayasa bentuk fisik dari pesan. Karakeristik
desain pesan adalah bahwa desain harus bersifat spesifik baik terhadap baik
terhadap medianya maupun tugas belajarnya. Artinya bahwa prinsip-prinsip desain
pesan pasti akan berbeda, karena tergantung pada apakah medianya bersifat
statis, dinamis atau kombinasi dari keduanya. Misalnya, suatu potret, film atau
grafik computer. Prinsip-prinsip desain pesan dalam pembelajaran diantaranya:
Kesiapan dan Motivasi (readuness and motivation), Penggunaan Alat Pemusat
Perhatian (attention directing devices), Partisipasi Aktif siswa (student’s
active participation), Pertualangan (repetition), Pertualangan (repetition).
Model Desain Pesan adalah model teoritis yang menunjukkan bahwa bidang
pengetahuan yang berbeda mempengaruhi dan berkontribusi terhadap desain pesan.
Desain informasi
memainkan peran penting dalam efektifitas komunikasi informasi. desain dapat
menyampaikan informasi secara spesifik dengan cara yang sangat spesifik, dan
kemampuan ini dapat diklasifikasikan sebagai desain informasi. Desain informasi
meliputi strategi desain yang ditujukan untuk penyebaran informasi yang tepat
untuk akhir tertentu.
Literasi visual dan desain pesan adalah wilayah yang
sangat luas dan dengan demikian kompleks pengetahuan. Aplikasi visual literasi
dan desain pesan yang diperlukan yaitu dalam banyak situasi, dan dalam banyak
disiplin ilmu.
Creating Images
And Capturing Images
Media merupakan
salah satu penentu keberhasilan kegiatan belajar mengajar. Dengan pemanfaatan
media, dapat membuat pembelajaran lebih menarik dan menyenangkan bagi guru
maupun siswanya. Misalnya dengan pemanfaatan media gambar proyeksi dengan
menggunakan piranti microsoft powerpoint yang menyajikan warna dan
gambar yang menarik membuat siswa merasa tertarik untuk mengamati gambar yang
disajikan.
Dalam
Menciptakan Gambar ( Creating Images) ada beberapa teknik dan alat yang berguna
untuk membantu dalam merencanakan dan membuat berbagai visual yang mendukung pembelajaran.
Diantaranya adalah Pertama, alat perencanaan yaitu ketika sedang merancang
serangkaian visual seperti beberapa transparasi terkait biaya, satu set slide
PowerPoint, serial Video, atau seri layar computer itu harus membuat storyboard
terlebih dahulu untuk mempermudah proses pembuatan serangkaian visual yang
ingin kita buat. Storyboard adalah metode praktis untuk melakukan sebuah
perencanaan. Dalam storyboard, kita juga dapat menempatkan kartu atau
representasi sederhana lain dari visual dan teks yang kita inginkan untuk di
gunakan. Kedua, Teknik Menulis yaitu Berbagai macam teknik menulis yang bisa
digunakan untuk visual adalah dengan membaca tulisan tangan yang menggunakan
spidol dan bolpoin yang banyak pilihan
warna dan ukuran. Ketiga, Menggambar, Membuat Sketsa, Dan Kartun yaitu Ketika
kita ingin menyampaikan pesan, kita bisa menyampaikan pesan secara efektif
menggunakan gambar, sketsa, dan kartun yang sesuai dengan konteks pembelajaran
yang dibahas. Keempat, Clip Art yaitu Clip art dapat di persiapkan dan
dimasukan pada dokumen digital dan presentasi. Ukuran dan tempat dapat
dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan.
Kita
dapat menggunakan program menggambar untuk layout dan desain, serta untuk
menggambar dan menggambarkan. Diantaranya jenis-jenis peranti lunak grafis yang
tersedia sebagai berikut, Program Presentasi, Program menggambar dan mewarnai, Program
pendiagraman, Program dekstop publishing. Presentasi merupakan kegiatan yang
penting dalam mengkomunikasikan suatu gagasan kepada orang lain dengan berbagai
tujuan, misalnya untuk menarik audiensi agar mereka membeli produk, menggunakan
jasa atau untuk kepentingan lain. Salah satu perangkat lunak yang dapat dipakai
adalah PowerPoint. Dengan menggunakan software ini seseorang dapat menuangkan
ide-ide cemerlangnya dalam bentuk visual yang menarik dalam waktu yang singkat.
OHP merupakan jenis perangkat keras yang sangat sederhana, terdiri atas sebuah
kotak dengan bagian atasnya sebagai landasan yang luas untuk meletakkan
transparansi.
Fotografi adalah proses atau metode untuk
menghasilkan gambar atau foto dari suatu obyek dengan merekam pantulan cahaya
yang mengenai obyek tersebut pada media yang peka cahaya. Tanpa adanya cahaya,
foto yang akan di ambil tidak akan bagus hasilnya. Prinsip fotografi adalah
memfokuskan cahaya bantuan pembiasan sehingga mampu membakar medium penangkap
cahaya.
Suatu alat elektronik yang fungsinya hampir mirip
dengan mesin fotokopi yaitu scanner. Scanner merupakan suatu alat yang
digunakan untuk memindai suatu bentuk maupun sifat benda, seperti dokumen,
foto, gelombang, suhu, digunakan untuk mengambil citra cetakan (gambar, foto,
tulisan) untuk diolah atau ditampilkan melalui computer.
Dalam setiap kehidupan kita pasti ada hal-hal yang
membuat kita tertarik untuk mengabadikan suatu peristiwa. Dan untuk
mengabadikannya kita bisa dengan mengambil foto tersebut dengan menggunakan
kamera. Dalam mengambil foto kita harus tahu bagaimana cara mengambil foto yang
baik. Berikut cara mengambil foto yang baik : Pilih elemen gambar yang sesuai
dengan apa yang kita pikirkan, Susunlah Elemen Gambar Dengan Hati-Hati,
Menggunakan Teknik Fotografi Yang Tepat.


0 komentar:
Posting Komentar